Seorang Pria Ditembak Mati Setelah Kritik Jamaah Tablig Sebagai Penyebar Virus Corona

Warga Prayagraj di Uttar Pradesh, India, ditembak mati di sebuah warung teh di dekat rumahnya setelah ia diduga mengkritik Jamaat Tabligh karena menyebarkan virus corona di negaranya.

Korban mengomentari jemaat Jama’ah Tabligh di Nizamuddin, India, yang telah menyebabkan beberapa ratus kasus virus korona terdeteksi di seluruh negara bagian. Dia bertengkar dengan orang lain di kedai teh.

Menurut polisi, insiden itu terjadi pada pukul 9:30 pagi pada hari Minggu ketika keduanya terlibat dalam pertengkaran dan perselisihan. Terdakwa melepaskan tembakan dan membunuh pria lawan bicaranya.

Korban meninggal di tempat. Warga di daerah itu menangkap tersangka dan menyerahkannya ke polisi. Pria itu telah ditangkap.

Sementara itu, Prayagraj SSP telah mengimbau masyarakat untuk menjaga perdamaian dan tidak menimbulkan ketegangan atas insiden tersebut.

Pemerintah Uttar Pradesh telah mengumumkan kompensasi sebesar Rs 5 lakh (1juta rupiah) kepada keluarga almarhum.

Polisi tiba di tempat itu setelah menerima telepon dari penduduk setempat dan menahan tersangka. Saat ini, sejumlah pasukan polisi telah dikerahkan di lokasi untuk mencegah kerusuhan.

Uttar Pradesh sejauh ini melaporkan 227 kasus coronavirus. India sejauh ini telah mencatat lebih dari 3.000 kasus virus corona yang mayoritas lonjakan kasus positif baru-baru ini berasal dari acara tablig akbar Jamaah Tabligh di Nizamuddin, New Delhi, India.

Lebih dari 2000 orang, termasuk orang asing dari Malaysia dan Indonesia, ikut bagian di acara tersebut.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*