Pedagang Empon-Empon Diuntungkan Karena Corona

SurabayaEmpon-empon di pasar kini semakin langka. Dikarenakan, bahan rempah-rempah ini mampu mencegah adanya corona, terlebih lagi virus tersebut telah masuk Indonesia.

Saking banyaknya yang memburu, kini harga empon-empon di beberapa pasar surabaya naik hingga 10 persen. Hal ini dibenarkan oleh salah satu pedagang di Pasar Pucang, Marhama.

Harga jahe dari 25 ribu kini menjadi 35 ribu, harga kunir dari 10 ribu kini menjadi 15 ribu dan harga temulawak masih tetap.

“Naik Rp 5 sampai 10 ribu. Tapi selalu habis, apa lagi jahenya. Kan bisa buat nyegah coro (Corona),” kata Marhama, Rabu (4/3/2020).

Marhama juga menambahkan, kenaikan harga empon-empon ini terjadi sejak dua hari lalu. Tepatnya, setelah Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Indonesia positif corona. Setelah itu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menganjurkan mengkonsumsi minuman yang mengandung kurkumin.

Marhama mengaku setiap harinya empon-empon ini ludes setiap harinya. Dia menambahkan masyarakat Surabaya memilih lebih baik mencegah dari pada mengobati penyakit.

“Habis semua, ini saja tinggal kunir,” ucapnya.

Hal yang sama juga terjadi pada salah satu pedagang Pasar Semolowaru, Cak To. Cak To mengaku dagangan empon-emponnya habis dari tadi pagi.

“Tadi pagi habis semua, temulawak sama jahe yang paling cepat ludes,” ucap Cak To.

Menurutnya rata-rata warga membeli empon-empon dalam jumlah banyak karena untuk mencegah corona. “kebanyakan yang beli bilangnya buat cegah corona, satu pasar ini habis semua empon-emponnya, hanya tinggal sere,” ucapnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*