Monumen Nasirudin Mahmud, Taman Muslim Tertua Di India Yang Terancam Dihancurkan

Komplek Taman Makam Nasirudin Mahmud di India ini dinobatkan menjadi salah situs warisan dunia. Layaknya banyak situs warisan kerajaan Mughal, walaupun bercorak Islam tapi tetap disucikan diziarahi oleh pemeluk Hindu juga.

Makam ini menjadi tempat ziarah bagi pemeluk Hindu dan Muslim di desa-desa terdekat Mahipalpur dan Rangpuri karena mereka menganggap makam itu sebagai tempat suci; Kunjungan ke makam diwajibkan bagi pengantin baru dari penganut agama di desa-desa sekitar makam ini. Karena pemujaan agama, monumen itu dipelihara lebih baik oleh masyarakat setempat daripada Survei Arkeologi India yang merupakan penjaga resmi untuk mempertahankan struktur warisan.

Pada pintu makam yang ada kaligrafi Arab dengan gaya Nashkhi yang indah, untuk memperingati pangeran yang terkubur di dalam, dan pujian bagi ayahnya yang menjadi raja
“Bangunan yang diberkahi ini diperintahkan untuk didirikan oleh Sultan yang agung, Kaisar yang paling agung, penguasa keselamatan rakyat, Bayangan Tuhan di dunia, pemberi keselamatan, Raja diraja, Syams ad-Dunya wa ad-Din, yang secara khusus disukai oleh Tuhan semesta alam, Abul Muzaffar Altamash Sultan, penolong umat yang beriman, semoga Tuhan melanggengkan pemerintahannya, sebagai makam raja raja-raja timur Abul Fath Mahmud, semoga Tuhan mengampuni dia dengan pemanjaannya, dan menjadikannya tempat tinggal di tengah-tengah surga. Pada tahun 629 (M 1231-32).” [Terjemahan oleh Maulvi Zafar Hasan, 1920]

Makam Nasiruddin Mahmud, putra kesayangan Raja Iltutmish, adalah makam Muslim monumental tertua di India dan dibangun pada 1231-1232. Saat itu, kota Delhi identik dengan Mehrauli, daerah di sekitar Qutb Minar. Makam itu terletak beberapa mil di luar kota ini di daerah yang relatif jarang penduduknya. Bahkan saat ini, meskipun terletak di jantung kota metropolitan yang ramai, lingkungan sekitarnya tetap dicirikan oleh ketenangan dan nuansa hutan belantara.

Terancam dihancurkan oleh Ekstrimis Hindu kanan.
Sejak India dikuasai oleh partai ekstrimis Hindu BJP (Bharatiya Janata Party). Mulai banyak terjadi perusakan pada situs-situs atau masjid milik kaum muslim. Salah satunya yang terkenal adalah perusakan Masjid Babur yang diklaim oleh BJP bahwa masjid itu dulunya adalah Kuil Sri Rama yang dihancurkan oleh Kesultanan Mughal.

Monumen Nasirudin Mahmud juga terancam sama. Menurut para Ekstrimis Hindu BJP, komplek taman ini dibangun di atas situs candi Hindu era Pratihara (700-1100M) karena makam tersebut menyerupai gambar dan struktur yang ada di kuil-kuil Hindu kuno dan menggabungkan motif era Hindu pada alas tiang, kolom, serta ruang makam. Makam yang ditopang oleh empat menara yang ditinggikan oleh dua pilar yang masing-masing menopang sebuah balok yang menampilkan peninggalan kuno Candi Hindu di Tiang maupun di lantai.

Banyak upaya dari radikalis Hindu untuk mengembalikannya menjadi kuil Hindu. Namun saat ini banyak ditentang oleh masyarakat adat baik muslim dan Hindu di sekitar lokasi taman.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*