Masjid Terbesar Di Jerman Diizinkan Azan Pakai TOA

Masjid Cologne Jerman. Sumber: wikipedia

Masjid terbesar Jerman akan diizinkan menyiarkan azan melalui pengeras suara pada Jumat sore waktu setempat (15/10/2021), setelah otoritas kota Cologne dan komunitas Muslim sepakat melonggarkan pembatasan. Pada Senin (11/10/2021), diputuskan semua 35 masjid di Cologne akan diizinkan untuk menyiarkan azan hingga lima menit antara siang dan pukul 3 sore, di bawah inisiatif dua tahun.

Masjid yang diizinkan siarkan azan itu di antaranya adalah Masjid Pusat Cologne, yang dibuka pada 2018 setelah menjadi titik konflik anti-Muslim dari partai sayap kanan yang tumbuh lebih kuat setelah masuknya pencari suaka pada 2015-2016. “Mengizinkan panggilan muazin (azan) bagi saya adalah tanda hormat,” tulis Wali kota Cologne Henriette Reker di Twitter, seperti dilansir Al Jazeera pada Senin (11/10/2021).

Panggilan azan shalat akan bisa terdengar sama dengan lonceng katedral Cologne, gereja Gotik terbesar di Eropa utara, saat orang-orang tiba di stasiun kereta api utama kota, kata Henriette Reker.

“Ini (izin siarkan azan) menunjukkan bahwa keragaman dihargai dan hidup di Cologne,” ujarnya. Selama kontroversi seputar pembangunan masjid besar, Masjid Pusat Cologne, para pendukung meyakinkan publik bahwa tidak akan secara rutin menyiarkan panggilan shalat atau azan, yang dikumandangkan lima kali sehari di negara-negara Muslim. Kota itu mengatakan, masjid yang ingin menyiarkan panggilan pada Jumat sore harus mematuhi batasan volume pengeras suara mereka, dan memberi tahu tetangga sekitar sebelumnya. Di Jerman, ada sekitar 4,5 juta Muslim tinggal sebagai kelompok minoritas agama terbesar.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*