Ilmuwan Penemu Tidak Minta Bayaran, Bikin Harga Vaksin Astra Zenecca Murah Meriah

Vaksin virus Covid-19 asal Inggris, AstraZeneca, dibandrol dengan harga paling murah hanya 50ribuan saja. Ternyata rahasianya adalah karena ilmuwan yang menemukan vaksin ini dan produsenya, Universitas Oxford di Inggris sana tidak meminta royalti dari penjualan vaksin ini.

Dame Sarah Gilbert, ilmuwan di balik terciptanya vaksin AstraZeneca, enggan mengambil hak paten agar harga vaksin Covid-19 ciptaannya bisa murah dan bisa dijangkau semua kalangan dan negara di mana pun.

“Saya ingin buang jauh-jauh gagasan itu (mengambil hak paten), agar kita bisa berbagi kekayaan intelektual dan siapa pun bisa membuat vaksin mereka sendiri,” ujar wanita berusia 59 tahun itu ke parlemen Inggris, dikutip dari Reuters, 11 Maret 2021.

Universitas Oxford juga tidak mengambil hak royalti dan hanya mengambil sedikit laba dalam proses pembuatanya untuk menutupi biaya produksi dan gaji para pekerja dengan layak.

Kelebihan lain dari vaksin AstraZeneca adalah bisa disimpan dengan suhu refrigator yang sederhana tanpa perlu pendinginan rumit sehingga memudahkan dalam distribusi ke banyak negara dengan cepat. WHO juga sudah menyetujui penggunanya. Arab Saudi juga telah menetapkan vaksin ini sebagai vaksin standar untuk jamaah umroh dan jamaah haji.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*