Dibalik Pinjaman Online, Awass Ada Sindikat Penjual Organ Tubuh Manusia

Prolog:

Kesempatan Facebook.Inc untuk menggusur Google dari posisi teratas penguasa e-commerce gagal pada tahun 2015 saat Donald Trump terpilih jadi Presiden Amerika Serikat (AS).

Badai pertama yg menerpa Facebook adalah soal tudingan sebagai sarang hoax atau sarang berita palsu.

Badai yang kedua adalah bocornya data pengguna.

Dua hal tersebut, bikin Facebook.Corp yang telah menguasai WhatsApp, Instagram, Messenger dan Facebook, langsung terdepak dari 20 besar perusahaan terbesar dunia.

Ambisi mengalahkan google padam sementara waktu.

Mahalnya privasi data di era milenial

Jika Facebook terpuruk karena kasus pemalsuan data (hoax) dan kebocoran data penggunanya. Di era sekarang justru ada generasi yang rela menjual data privasinya demi mencari pinjaman online (pinjol)

Jika gagal bayar? semua data itu akan disebar oleh pihak pinjol, bahkan dijual kepada pihak ketiga untuk kepentingan promosi, riset, pemasaran dan pada tingkat tertentu nantinya dijual kepada sindikat pembeli organ dalam manusia.

Pihak pembeli organ dalam manusia, seperti ginjal. Akan mencari manusia yang banyak hutang/masalah untuk ditawar berapa harga organ tubuhnya untuk dibeli. Karena sedang butuh uang, mereka akan menjualnya dengan harga lebih murah dari semestinya demi melunasi hutang pinjol.

Asal tahu saja, biaya cangkok ginjal lebih murah daripada biaya cuci darah selama setahun.

Bagi yang awam, pasti heran! Kenapa perusahaan Pinjol rela memberikan pinjaman tanpa agunan (jaminan).

Di Era e-commerce ini, data privasi itu lebih berharga dari apapun. Dengan memberikan data diri anda pada pinjol, sama saja anda membuka semua masalah anda ke publik.

Kemana anda pergi, apa masalah anda, siapa yang anda hubungi, jam sekian di hari sekian anda ngapain, gaji anda berapa, saudara anda siapa, teman nongkrong siapa … semua ketahuan.

No.KTP, No. KK, No.Passpor, No.HP, Identitas anggota keluarga… semua jadi milik publik, menjadi dagangan, yang siap dijual belikan untuk tujuan apapun.

Epilog

Lindungilah data diri anda, karena itu benda paling berharga di jaman ini.

Meminjam uang di Pinjol, sama aja dengan menjual diri.

Perusahaan seperti GoJek dan Grab selalu merugi, tidak pernah untung. Namun selalu banyak penanam modal yang tujuanya adalah mendapatkan data konsumen, mulai dari identitas sampai behaviour (kebiasaan).

Jadi tahukan, betapa mahalnya privasi data diri itu? Jangan kau gadaikan hanya demi sejuta dua juta pinjaman online.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*