6 Daya Tarik Faham Sosialis Komunis

Benarkah paham sosialis komunis sudah tidak laku lagi di dunia ini? secara faktual saat ini memang mayoritas di dunia, sistem demokrasi kapitalis lebih populer dibandingkan sosialis komunis.

Di Asia hanya Korea Utara yang masih menerapkan, namun di Amerika Selatan, sistem sosialis justru sedang populer mulai dari Kuba, Bolivia, peru, chile.

Apa sih daya tarik sistem pemerintahan dan ekonomi, sosialis komunis dibanding demokrasi kapitalis.

Berikut ini kelebihan yang kami rangkum:

1. Jaminan Pangan
Dalam sistem komunis penyediaan kebutuhan pangan secara gratis untuk masyarakat dalah keharusan. Mustahil sebuah negara akan kuat jika tak mampu mencukupi pangan untuk rakyat.

China pernah melakukan revolusi Budaya dengan membagikan tanah garapan daný memaksa rakyatnya jadi petani daripada buruh pabrik.

Kamboja dibawah kepemimpinan Pol Pot mendeklarasikan tahun 0, semua rakyat dipaksa jadi petani.

Namun dua revolusi itu gagal, berakhir dengan kematian jutaan rakyat di kedua negara.

Di Indonesia tahun 1960-an. Presiden Soekarno disokong PKI bersiap melancarkan reformasi Agraria yang direncanakan tahun 1966. Tujuannya pemerataan kepemilikan lahan pertanian ke semua warga. Janji ini, bikin PKI jadi partai terbesar saat itu.

Sayangnya PKI gagal terkena gerakan G30S/PKI.

Kebutuhan pangan adalah urusan yang susah dipenuhi, dalam sistem demokrasi kapitalis sekalipun, bahkan subsidi dalam bidang pangan dianggap penyakit fiskal.

Namun ada juga negara komunis yang berhasil seperti Kuba dan Uni Soviet jaman dulu.

2. Pemerataan penghasilan.
Janji lain dari sistem komunis adalah pemerataan penghasilan. Karena pabrik-pabrik yang memiliki adalah negara, semua potensi pendapatan masuk dan dikelola negara. Lalu didistribusikan kepada warga. Walau faktanya justru banyak dikorupsi elit politik.

3. Perlindungan Etnis Asli.
Negara sosialis komunis pasti rasis dan mengistimewakan etnis asli suku bangsa tersebut. Etnis lain yang pendatang dianggap sebagai warga kelas dua yang hanya hidup numpang dan bahkan bisa diusir. Ini yang bikin gerakan “white supremacy” tumbuh subur di Eropa dan Amerika.

4. Pelestarian Budaya leluhur.
Proteksi dari invasi budaya asing yang dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya lokal asli.

5. Tidak ada jerat hutang
Tidak ada Bank di negara komunis. Hutang berbunga adalah transaksi yang dilarang.

Berdasarkan survei tahun 2013, banyak pamuda di Amerika Serikat yang terjerat hutang dan gagal bayar, berujung pada akhirnya ikut gerakan Neo NAZI dan menentang praktek perbankan.

6. Stabilitas Politik.
Sistem sosialis komunis hanya mengadopsi 1 partai tunggal, jadi jauh dari kisruh antar partai yang berujung pada kompetisi korupsi demi memperkaya diri para politisi maupun untuk amunisi kampanye. Namun sistem ini biasanya juga malah melahirkan pemimpin diktator seperti di Korea Utara.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*